Masihkah Aku Dalam Hatimu Ataukah Memang Tak Pernah Ada
Awalnya aku menaruh sebuah kepercayaan. Namun entah kenapa caramu dalam mencintaiku menjadikan kubertanya-tanya. Masihkah aku dalam hatimu ataukah memang tak pernah ada?.
Semakin hari ketenangan dalam diriku menjadi sebuah kesesakan. Hingga kau datang menjawab segalanya bahwa kau hanya setengah hati padaku. Kejujuran itu kuakui hebat karenanya kerumukan sebuah hati dan perasaan.
Kutanyakan ulang maksud dari setengah hati itu. Kau hanya mengatakan sudahi saja. Nafasku semakin sesak. Kukira kau ingin lebih mencari kecocokan kita dalam hal setengah hati. Kau hanya ingin pergi dan maksud stengah hati itu bukan sebuah kejujuran namun memang kusudah tak ada dalam hatimu.
Aku menghargaimu. Silahkanlah pergi sejauh yang kau inginkan. Pamitlah menjauh aku takkan menahanmu untuk tinggal disisiku. Karena percuma hatimu pun bukan aku yang dalamnya bermuara. Kenangan yang indah-indah itu biarkan jadi cerita dewasa kita dimasa depan bahwa aku dan kamu pernah menjadi kita.
.......
Srimaay
Semakin hari ketenangan dalam diriku menjadi sebuah kesesakan. Hingga kau datang menjawab segalanya bahwa kau hanya setengah hati padaku. Kejujuran itu kuakui hebat karenanya kerumukan sebuah hati dan perasaan.
Kutanyakan ulang maksud dari setengah hati itu. Kau hanya mengatakan sudahi saja. Nafasku semakin sesak. Kukira kau ingin lebih mencari kecocokan kita dalam hal setengah hati. Kau hanya ingin pergi dan maksud stengah hati itu bukan sebuah kejujuran namun memang kusudah tak ada dalam hatimu.
Aku menghargaimu. Silahkanlah pergi sejauh yang kau inginkan. Pamitlah menjauh aku takkan menahanmu untuk tinggal disisiku. Karena percuma hatimu pun bukan aku yang dalamnya bermuara. Kenangan yang indah-indah itu biarkan jadi cerita dewasa kita dimasa depan bahwa aku dan kamu pernah menjadi kita.
.......
Srimaay

Komentar